Kebakaran Pasar Turi Layak Masuk Muri

Pasar Turi dianggap layak dicatatkan dalam Museum Rekor Indonesia (Muri) sebagai pasar yang paling sering terbakar. Inilah yang antara lain dikemukakan Joko Sugiono, Ketua Himpunan Pedagang Pasar Turi, saat diwawancara reporter JJFM, Senin (10/9).

Pasar Turi telah terbakar empat kali, pada 1969, 1978, dan dua kali pada tahun ini. “Dalam waktu hanya sekitar 45 hari, tahun ini Pasar Turi terbakar dua kali. Ini sudah bisa masuk rekor Muri,” kata pria yang juga Ketua Tim Pemulihan Pasca Kebakaran Pasar Turi itu dengan nada jengkel.

Ia mengaku sudah tidak tahan dengan berbagai hal yang terjadi di pasar grosir terbesar di Indonesia Timur itu. Apalagi, Pemkot Surabaya sebagai pemegang aset dan pihak yarng berwenang terhadap Pasar Turi terkesan acuh tak acuh.

“Walikota Surabaya pernah menjanjikan Pasar Turi akan dibuka dengan segala fasilitasnya. Berarti aliran listrik juga dibuka. Kenyataannya sampai sekarang listrik masih padam. Artinya, walikota melakukan kebohongan publik. Ini menunjukkan kekurangseriusan pemkot dalam menangani masalah pemulihan pascakebakaran,” papar Joko.

Dari hasil identifikasi, 33 di antara 972 stan di lantai 2 tahap III Pasar Turi Lama ludes dilahap si jago merah, Minggu (9/9). Rencananya, pada 12 atau 13 September ini Joko berangkat ke Jakarta. Ia hendak bertemu presiden RI untuk membicarakan persoalan Pasar Turi. (lee)

  

   

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: