Penjualan Sepatu di Praban Lesu

Tidak seperti tahun sebelumnya, penjualan sepatu di kawasan Jl. Praban Surabaya menjelang Lebaran terlihat lengang. Kalau biasanya, kawasan yang menjadi ciri khas Surabaya itu selalu dipadati pengunjung, namun beberapa hari menjelang Lebaran, kawasan itu terlihat sepi. Hanya ada beberapa masyarakat yang datang, meski hanya sekedar melihat-lihat. 

“Tahun ini pembelinya merosot sekali. Kalau dihitung, turunnya bisa sampai 80 persen,” kata Rosyidi, pedagang sepatu di Jl. Praban. Menurutnya, penurunan ini disebabkan oleh turunnya daya beli masyarakat. Kalau pada Lebaran 2006, dia dapat menjual rata-rata 20 pasang setiap harinya. “Tapi tahun ini, bisa menjual 5 pasang setiap hari saja sudah bagus,” tambahnya. 

Dari berbagai pilihan sepatu yang disediakan, sepatu untuk anak-anak ternyata lebih banyak diminati daripada sepatu untuk dewasa. Padahal, tambah Rosyidi, tahun lalu penjualan sepatu sandal untuk dewasa lebih banyak daripada sepatu jenis lain. “Mau bagaimana lagi. Keadaannya sudah seperti ini. Saya hanya berharap masih ada orang yang beli sepatu disini biar pendapatan kami  bertambah, apalagi sebentar lagi Lebaran,” harapnya. (noe)  

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: