Pemakaian Listrik Masih Tinggi

Himbauan untuk menghemat pemakaian listrik pada jam 17.00-22.00 tampaknya belum banyak dilakukan masyarakat. Seperti diungkapkan Ir Faisal Ashyari MT, Corporate Speaker PT PLN Distribusi Jatim kepada reporter JJFM, Selasa (13/11). 

Menurutnya, selama ini ada kelompok masyarakat yang sadar dan mengurangi pemakaian listrik, dan ada juga tipe masyarakat yang merasa mampu bayar. “Masalahnya, kalau mereka mampu bayar, mereka tidak akan peduli meski harus bayar mahal untuk tagihan listrik. Padahal, komponen biaya listrik yang sekarang masih mengandung subsidi yang cukup besar,” tegasnya. 

Faisal lantas menjelaskan bahwa saat ini harga listrik rata-rata yang dikelola PLN adalah Rp 670 – 700 per kwh. Sedangkan harga listriknya yang sesungguhnya adalah Rp 900 – 1.200 per kwh. “Artinya, harga listrik yang dibebankan ke pelanggan adalah bukan harga sebenarnya, tapi subsidi. Ini yang tidak banyak disadari masyarakat, terutama bagi mereka yang mampu bayar,” tambahnya. 

Tragisnya lagi, kata Faisal, minimnya kesadaran masyarakat ini diperkuat dengan keberadaan sekelompok orang yang mencuri listrik. “Kita sendiri sulit mendeteksi siapa saja kelompok masyarakat yang sadar dan tidak sadar akan pentingnya penghematan listrik,” kata Faisal. 

Mengingat energi listrik merupakan kebutuhan bersama, maka Faisal berharap agar masyarakat mengubah perilaku. Salah satunya dengan mengurangi pemakaian listrik pada pukul 17.00 – 22.00 yang merupakan beban puncak pemakaian listrik, khususnya untuk pemakaian rumah tangga. Jika pemakaian listrik stabil maka distribusi pemakaian listrik akan lancar. (noe)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: