Wallpaper Didominasi Perkantoran

Pertumbuhan pasar properti di Jatim tak dibarengi pertumbuhan pasar wallpaper. Tirta Setiawan, pemilik Ethica Living Wallpaper and Wood Flooring kepada reporter radio JJFM, Senin (12/11) menyatakan bahwa penyerapan wallpaper di provinsi ini belum maksimal. “Pasar ritel belum tumbuh. Sekitar 80 persen penjualan wallpaper untuk perkantoran.

Kecilnya pasar wallpaper, menurut pria yang mengimpor wallpaper dari Italia itu, tak bisa dilepaskan dari perilaku konsumen yang masih terbiasa mengecat dinding. Selain itu, masih ada anggapan bahwa harga wallpaper mahal.

“Padahal, kalau ongkos dan tetek bengeknya dihitung semua, biaya per meter persegi mengecat lebih mahal daripada memasang wallpaper,” tegas Tirta. Menggunakan wallpaper memiliki keuntungan lain. Misalnya, tersedia beragam variasi motif dan lebih tahan lama daripada cat. (lee)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: