Pengusaha Mall Tidak Mampu Penuhi Kebijakan PLN

Kebijakan PT PLN yang meminta dunia usaha untuk melakukan diversifikasi energi listrik pada jam krisis ditentang oleh para pengusaha, terutama pengusaha mall. Mereka merasa keberatan karena tidak mampu mengurangi pemakaian listrik pada saat ramai pengunjung, yaitu pukul 18.00-22.00. 

“Kami memahami bahwa setiap pihak pasti memiliki alasan sendiri. PT PLN misalnya, mereka mengeluarkan kebijakan tersebut untuk menekan pemakaian energi listrik pada jam-jam krisis. Tapi kami juga tidak mungkin meredupkan lampu, karena pada saat itu,  mall biasanya sedang ramai pengunjung,” kata Mulyadi Simson, General Manager Pasar Atum Surabaya kepada reporter JJFM, Jumat (7/12). 

Hal senada juga diungkapkan Erlangga Satriagung, Ketua Kadin Jawa Timur. Menurutnya, kebijakan ini justru menambah beban para pengusaha. Lagipula, menurutnya, beban listrik menyerap lebih dari 50 persen biaya operasional. Jika kebijakan ini benar-benar diterapkan, dia khawatir nantinya akan banyak investor yang mengalihkan dananya keluar negeri. Akibatnya, iklim investasi di Indonesia akan turun. (noe) 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: