Menelusuri Jejak Kebesaran Majapahit di Hotel Sativa Sanggraloka

Merasakan kehidupan keluarga raja Majapahit di masa lalu bukan hal yang mustahil. Bahkan Anda dapat mewujudkannya saat ini juga, tanpa mesin waktu! Caranya datang saja ke Hotel Sativa Sanggraloka, di Jl. Raya Pacet Km.3 Pacet, Mojokerto yang mengusung konsep kebesaran sejarah Majapahit. Tidak percaya? Simaklah ringkasan talkshow  dengan Inggrid Nitiarjo, Director of Sales and Marketing Hotel Sativa Sanggraloka yang didampingi Riska dari Divisi Marketing, Senin (24/12). 

Berbeda dengan hotel-hotel lain, Hotel Sativa Sanggraloka total menawarkan suasana Majapahit, lengkap dengan nuansa alamnya. Berlokasi di Pacet, kawasan yang dikelilingi situs-situs bersejarah  seperti Trowulan dan Mojokerto, kota berdirinya Majapahit sekaligus tempat penemuan Pithecanthropus Mojokertensis. Jadi, hotel ini memang didirikan di kawasan cagar budaya. Memasuki kompleks Hotel Sativa Sanggraloka, Anda seolah dibawa menelusuri jejak kebesaran Majapahit.  

Bisa dibilang, seluruh kompleks Sativa Sanggraloka adalah miniatur Majapahit. Anda bahkan bisa melihat pohon Maja yang sudah langka. Seperti yang kita tahu, buah Maja terkait erat dengan cerita sejarah berdirinya kerajaan Majapahit,” kisah Inggrid.  

Guna memperkuat konsep budaya, Hotel Sativa juga dilengkapi berbagai arca dan replika candi-candi, seperti arca Dewi Sri dan Candi Brahu. Bahkan tipe-tipe kamar juga mengadopsi suasana istana Majapahit, lengkap dengan relief kebesaran kerajaan yang pernah membawahi seluruh Nusantara hingga Semenanjung Malaya. 

Nuansa masa lalu kian terasa dengan keberadaan kebun alam yang ditumbuhi berbagai tanaman langka. “Kami sadar bahwa untuk melestarikan cagar budaya, tidak hanya bangunannya yang dipelihara, tapi juga areal di sekitar dan tanaman-tanamannya,” papar Inggrid. Selain itu, di areal belakang juga dibangun rumah-rumah tradisional Jawa yang dilengkapi 300 spesies toga (tanaman obat keluarga). Bahkan hingga saat ini, taman tersebut masih dilengkapi dengan koleksi toga lainnya. 

Tanaman tersebut tidak hanya dipamerkan, tapi juga dijual untuk para tamu. Bahkan bagi penggemar jamu tradisional dapat berkunjung ke Griyo Jamu yang menjual berbagai jamu tradisional yang semua bahan bakunya berasal dari taman toga. 

Meski mengusung konsep tradisional, namun pengelola hotel juga tetap menyediakan fasilitas modern, seperti kolam renang, lapangan tennis, lapangan basket, tennis meja, pusat kebugaran, karaoke, maupun Wi-Fi gratis. Ada juga perpustakaan Prapanca yang mengoleksi buku-buku sejarah tentang Kerajaan Majapahit dan kebudayaan Jawa. Perpustakaan ini juga dilengkapi dengan taman bermain, terutama untuk putra-putri Anda. 

Begitu juga dengan makanan. Berbagai pilihan menu khas Indonesia, Cina, maupun  Eropa tersaji di Restoran Dewi Sri. Bagi pecinta Sop Buntut dan Sop Kikil tampaknya saying sekali jika tidak mencicipi dua menu yang menjadi andalan restoran tersebut.

Tidak hanya nyaman untuk berlibur, hotel yang lokasinya mengapit jalan raya Pacet  ini juga dapat digunaka untuk seminar, rapat, maupun pertemuan sosial. Ada 4 ruang pertemuan dengan daya tampung 10 hingga 300 orang. Tersedia juga beberapa cottage yang dapat digunakan untuk keluarga besar. 

Untuk reservasi dan informasi lebih lengkap dapat dilihat di www.sativahotels.com atau telp (0321) 690227-28. Atau menghubungi kantor pemasaran di Surabaya : Jl. Kutai 22, (031) 5612700, 5662508. (lee)     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: