Harga Tepung Naik, Penjual Martabak dan Terang Bulan Panik

  Para penjual martabak dan terang bulan ikut menjadi korban kenaikan harga tepung. Mereka terpaksa mengurangi ukuran dan pemakaian tepung dalam setiap adonan olahannya.

Seperti diungkapkan Ali, penjual martabak dan terang bulan di Jl. Kertajaya, Surabaya. Sejak kenaikan harga tepung, dia terpaksa mengurangi pemakaian tepung. Dari yang biasanya menggunakan 5-6 kilogram setiap hari, kini menjadi 2-3 kilogram setiap harinya. “Terakhir saya beli tepung harganya sudah Rp 6.300 per kilogram, padahal biasanya hanya Rp 5.500 per kilogram. Kalau tidak diakali dengan mengurangi pemakaian tepung, bisa-bisa nanti malah rugi,” katanya kepada reporter JJFM, Selasa (15/1).

Diakui bahwa sejauh ini, dirinya tidak berani menaikkan harga, karena khawatir jika nantinya berimbas pada penurunan penjualan. “Sekarang saja banyak yang tanya karena ukurannya makin kecil. Lalu bagaimana kalau nanti harganya saya naiknya, bisa-bisa pembelinya berkurang,” tegasnya.

Meski demikian, tidak menutup kemungkinan, di kemudian hari dia akan menaikkan harga produknya. Keputusan itu akan menjadi alternatif terakhir jika dia tidak mampu bertahan dengan kenaikan harga tersebut. (noe)

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: