Mata Digigit Serangga Bisa Sebabkan Kebutaan

Hati-hati jika mendapati mata Anda tiba-tiba merah. Sebab, bisa jadi mata Anda terkena iritasi akibat gigitan serangga. Menurut dr. Armanto Sidohutomo, dari RS Mata Undaan, banyak orang yang mengabaikan gigitan serangga pada mata. Padahal, jika dibiarkan, gigitan itu dapat mengancam kesehatan mata, salah satunya kebutaan. Ciri-ciri mata kemasukan serangga, yaitu mata gatal, panas, nyeri dan kadang melepuh, rasa pedih yang luar biasa. Kebutaan akan muncul jika serangga itu masuk ke kornea. 

“Saat menggigit, serangga mengeluarkan cairan yang berbahaya untuk mata. Serangga yang terjebak masuk ke mata manusia berusaha untuk keluar lagi dengan cara menggigit, sebelum akhirnya mati. Nah, untuk mengeluarkannya, dibutuhkan penanganan khusus,” tegas dr. Armanto dalam talkshow Solusi Sehat di radio JJFM, Kamis (17/1). 

Diakui bahwa selama ini banyak pasien yang datang dengan keluhan mata sakit karena kelilipan. Tapi setelah diperiksa, ternyata ada serangga yang sudah mati dan tertingal di mata. Kalau sudah begitu, maka dibutuhkan penanganan medis untuk mengeluarkan serangga tersebut. “Jangan sekali-kali mengatasi sendiri, karena itu justru akan memperburuk keadaan,” sarannya. Dia lantas cerita tentang seorang pasien yang datang padanya setelah melakukan ‘tindakan medis’.

“Saat datang, kondisinya sudah memprihatinkan. Ternyata, sebelumnya dia berusaha mengeluarkan serangga di mata dengan menggunakan gunting kuku,” kisahnya. Kejadian ini memang bukan hal baru, sebab sebelumnya ada juga pasien yang nekat menggunakan cutter dan silet untuk mengeluarkan serangga. Bahkan ada juga yang menyiram matanya dengan cuka dan betadine dengan harapan dapat membunuh serangga di dalam mata. Akibatnya justru menambah masalah pada mata.  

Sebenarnya, boleh saja mengeluarkan serangga dari mata tanpa bantuan dokter, asalkan dilakukan dengan hati-hati, misalnya menggunakan cotton buds yang steril. Agar tidak terjadi peradangan, sebaiknya jangan menggunakan air hangat dan cairan kimia (termasuk boorwater) untuk mengompres mata. Setelah serangga keluar dari mata, cukup teteskan air steril (disarankan Air Minum Dalam Kemasan) ke mata berulangkali hingga terasa nyaman. “Cara ini juga berlaku untuk bayi. Tapi kalau bayinya tidak rewel, berarti tidak ada masalah. Jadi, kita harus pintar-pintar menelaah,” kata dr. Armanto. 

Di akhir perbincangan, dr. Armanto menjelaskan beberapa hal yang harus diperhatikan untuk menghindari serangan serangga, terutama saat di jalan. “Gunakan topi dan kacamata lebar bila keluar rumah. Periksa kebersihan tempat tidur dan tembok di sekitar Anda sebelum berbaring. Jangan sekali-kali mengucek mata ketika kelilipan, karena justru membuat benda asing itu makin masuk ke dalam mata. Langkah terbaik yang harus dilakukan, yaitu tetesi mata dengan Air Minum Dalam Kemasan untuk mengeluarkannya,” saran dr. Armanto. (lee) 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: