Perda Zoning Pasar Tradisional dan Pasar Modern Masih Menggantung

Wacana tentang pengaturan jarak minimal pasar rakyat dan modern telah lama bergulir. Namun hingga hari ini jajaran Pemkot Surabaya tidak berniat mengeluarkan Perda tentang zoning pasar tradisional dan pasar modern. Demikian diungkapkan Arif Affandi, wakil Walikota Surabaya, kepada reporter JJFM, Selasa (22/1). 

“Yang terpenting bukan regulasi, tetapi kebijakan dan konsistensi dalam melaksanakan kebijakan. Jarak antara pasar rakyat dan modern memang harus jelas, tetapi bukan berarti harus ada pembatasan. Saya tidak suka pembatasan-pembatasan karena hanya akan membuat susah dan tidak berkembang,” kata Arif. 

Menurutnya, yang penting adalah bagaimana meng-upgrade pasar tradisional agar mampu bersaing dengan pasar modern. Jadi, esensinya adalah peningkatan daya saing pasar tradisional, bukan pembatasan jarak pasar modern dengan pasar tradisional. “Saya akan mempelajari masalah ini lebih dalam lagi untuk menemukan cara tepat upgrading pasar tradisional. Yang jelas, Pemkot belum bisa memutuskan perlu-tidaknya Perda tentang zoning karena masih dalam pemantauan,” tukas Arif menutup perbincangan. (lee) 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: