Terganjal Dana, Pemkot Tidak Lakukan Operasi Pasar

Meskipun harga sembako termasuk kedelai dan tepung terus naik, namun Pemerintah Kota Surabaya tidak akan melakukan operasi pasar. Seperti diungkapkan Didik Suhadi, kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan (Disperindag) dan Penanaman Modal Pemkot Surabaya kepada reporter JJFM, Selasa (22/1).

Keengganan Pemkot mengadakan operasi pasar karena terganjal masalah pendanaan. Untuk mengadakan operasi pasar diperlukan dana yang besar. Selama ini, Pemkot memperoleh suntikan dana dari pemerintah pusat yang berasal dari APBN. Sedangkan kali ini, pemerintah pusat belum memberi sinyal apapun.

“Operasi pasar selama ini memang mengandalkan APBN. Meskipun ada skema-skema lain, tapi sumber utamanya tetap APBN juga. Program diinstruksikan pemerintah pusat, kami hanya sebatas pelaksana di lapangan. Jadi kami menunggu instruksi dari pusat. Pemkot sendiri belum ada rencana operasi pasar,” ujar Didik. Ditambahkan, sejauh ini langkah yang dilakukan Pemkot hanya sebatas pengamatan di pasar-pasar dan mencegah agar tidak ada oknum yang menimbun sembako. (lee)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: