Unair Buka Program Studi Logistik

Sebagai pintu gerbang perdagangan di Indonesia Timur, maka peluang untuk mengembangkan kemampuan di bidang logistik makin terbuka lebar. Kesempatan inilah yang dimanfaatkan Master of Management (MM) Universitas Airlangga bersama Rotterdam Business School (RBS) dengan membuka program studi baru, yaitu program magister logistik.

“Tujuannya sebenarnya hanya satu, yaitu mengantisipasi kebutuhan. Apalagi sekarang ini banyak industri pertambangan minyak dan gas yang berkembang di Indonesia Timur. Lihat saja di Bojonegoro, Cepu, dan Lamongan yang dulunya hanya dipandang sebagai kota kecil, tapi sekarang menjelma jadi kota minyak,” jelas Ir. Baling Kustiono MM, praktisi manajemen logistik saat menjadi narasumber talkshow promo di radio JJFM, Rabu (16/1). Di Jawa Timur saja, saat ini tercatat 3.500 industri menengah yang beroperasi. Itupu belum termasuk perusahaan asing yang tumbuh di Indonesia Timur. Artinya, dibutuhkan banyak tenaga ahli di bidang logistik dan supply chains.

Menurut Baling, ilmu logistik yang dimaksud tidak sekedar ilmu pergudangan dan alat berat, tapi juga ilmu supply chains. Supply chains sendiri meliputi proses desain, informasi, penentuan harga dari pemasok hingga konsumen. Konsep ini bisa dilihat, misalnya ketika konsumen berbelanja di swalayan dan transaksi seorang nasabah melalui ATM. “Dengan supply chains, maka antrian panjang yang biasa kita lihat di bank tidak akan terjadi,” tambahnya.

Program magister logistik sendiri merupakan bidang ilmu baru, terutama di Universitas di Surabaya. Menurut Drs. H. Basuki M. Com, PhD, AK, Direktur Program MM Unair, ide untuk membuat program tersebut bermula dari perbincangan dengan para praktisi pelabuhan dan logistik dan dihadiri Mr. Meyer, dari dewan manajemen logistic RBS. Saat itu, perwakilan dari RBS melihat adanya persamaan antara Surabaya dengan Rotterdam, yaitu bisnis logistic yang cukup ramai dan didukung dengan faktor lingkungan. Akhirnya, ada 3 program studi yang ditawarkan, yaitu akuntansi, entrepreneurship, dan logistik. “Setelah pembicaraan lebih lanjut, akhirnya disepakati untuk membuka program logistik sebagai langkah awal. Sedangkan untuk program akuntansi, saya kurang tertarik karena sudah ada,” tegasnya.

Perkuliahan perdana akan dimulai 1 Juni 2008 dengan masa pendidikan 1 tahun. Nantinya, para lulusan akan mendapatkan gelar Master in Logistic Management (MLog) dari RPS dan berpeluang memperoleh gelar MM dari Unair. “Berhubung logistik merupakan disiplin ilmu baru di Indonesia, maka sekitar 60 persen tenaga pengajarnya berasal dari RPS. Proses belajar mengajarnya juga menggunakan bahasa Inggris. Itu sebabnya, syarat mutlak yang harus dipenuhi calon mahasiswa adalah TOEFL minimal 550 atau IELTS 6,5. Ada juga syarat GMAT dan tes lainnya,” kata Basuki.

Asisten Direktur I MM Unair, Dr. Hj. Siti Sulasmi MSc MPsi menambahkan bahwa meski lama pendidikan hanya 1 tahun, namun metode pengajarannya dirancang sangat aplikatif, dengan perbandingan teori dan praktik 40:60. Modul-modul langsung dari RPS yang berpengalaman di bidang pendidikan ilmu manajemen logistik. Para mahasiswa juga dilatih mengaplikasikan ilmu dengan berbagai proyek dan penugasan-penugasan.  

“Semua mahasiswa benar-benar dibimbing agar berhasil menyelesaikan pendidikannya tepat waktu. Masa pendidikan dibagi 4 blok yang terbagi atas 2 mata kuliah inti atau core modul, 2 mata kuliah khusus ilmu manajemen logistik atau specialization modul, dan 1 mata kuliah pilihan atau elective subject,” jelas Lasmi.

Pada blok 1, mahasiswa wajib mempelajari 2 mata kuliah inti: Organizational Behaviour dan Critical Thinking and Argument Analysis, 2 mata kuliah khusus: Clean Manufacturing and Inventory Strategy dan Sales and Operation Planning. Masuk blok kedua, para mahasiswa belajar Organisational Architecture dan Research Methodology sebagai mata kuliah inti, Successful Performance Management dan Collaboration in Supply Chains.

Business Ethic and Politics dan Management of Technology masuk mata kuliah inti di blok 3. Sementara mata kuliah khusus mencakup Consequenses of Technology dan Leading and Managing Logistic Enterprises. Semua ditambah 1 mata kuliah pilihan di setiap blok. Memasuki blok 4, para mahasiswa akan difokuskan pada penulisan tesis dan thesis defense.

Tidak hanya modul, 2 karakteristik RBS juga diterapkan di MM Logistik Unair yaitu Interactive Project Design serta Personal Development Programme. Pada program ini, mahasiswa dapat mengenal keunikan dan cara mengembangkannya. Ini dilakukan karena setiap manusia memiliki keunikan dan penanganan yang berbeda.

Sementara itu, biaya perkuliahan yang dibutuhkan yaitu 2.500 Euro per blok untuk blok 1 hingga 3. Sedangkan untuk blok 4, dikenakan biaya 1.500 Euro. Perkuliahan sendiri berlangsung 3 kali dalam seminggu, yaitu Jumat, Sabtu, dan Minggu.

Sebagai bentuk perkenalan, Jumat (25/1) pukul 18.00-21.15 diadakan Logistic Business Gathering. Dalam pertemuan tersebut, para pelaku bisnis logistik diajak berdiskusi bersama para praktisi dan akademisi logistik untuk memahami trend logistik dan supplying. Sedangkan pada 26 Maret 2008 akan digelar Seminar What Class Business in Supplying di Shangri-La Hotel Surabaya dengan mengundang para pakar logistik dan Gubernur se-Kalimantan dan Sulawesi.

Untuk informasi dan pemesanan tempat gathering dan seminar tentang MM Logistik Unair dapat menghubungi MM Logistik Unair di 031-5011956-57. (lee)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: