Kesulitan Bahan Baku, Pengrajin Sepatu Terpuruk

Meski permintaan terhadap sepatu dari kulit binatang tidak pernah surut, namun para pengrajin tetap merasa terpuruk. Hal ini disebabkan karena mereka kesulitan mendapatkan bahan baku dan harga.

“Selama ini mereka terkendala dengan pengolahan yang kurang maksimal, karena untuk mendapatkan bahan baku kulit tidak gampang. Belum lagi, mereka harus pandai-pandai mengolah agar bahan baku kulit yang terbatas itu bisa menghasilkan banyak produk,” jelas Nanang, trainer shop kepada reporter JJFM, Senin (28/1).

Diakui bahwa sebenarnya mereka sudah memiliki jaringan untuk menyediakan bahan baku kulit binatang, baik kulit ikan pari, kulit buaya, kulit ular, kulit biawak, maupun kulit kelinci. Tapi berhubung persediaannya terbatas dan harganya mahal, maka si pengrajin harus pandai mengkombinasikan kulit binatang itu dengan bahan yang lain.

“Segmen kita adalah menengah ke atas. Nah, mereka ini suka membandingkan harga produk kita dengan sepatu dari luar negeri. Kalau harganya hampr sama, maka yang susah kita sendiri, karena mereka akan pilih produk luar negeri yang jelas-jelas sudah ada mereknya. Itu sebabnya, meski permintaan besar, tapi para pengrajin sulit memenuhinya. Selain keterbatasan bahan baku, kita juga sulit menentukan harga,” tuturnya.

Agar tidak makin terpuruk, Nanang kini mencoba untuk memperluas pasar dengan bantuan internet. Salah satunya dengan memperkenalkan produk yang dihasilkan ke pasar luar negeri, terutama bagi pecinta kulit binatang. Sebab menurutnya, industri kulit binatang kini memiliki pangsa pasar sendiri. (noe)

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: