Penyakit Gondong Dapat Menghambat Pembuahan

Sudah menikah bertahun-tahun, namun tidak kunjung dikaruniai anak? Sebaiknya, langsung periksakan ke dokter untuk mengetahui penyebabnya.

Ada berbagai penyebab, diantaranya spermatogenesis atau ada ketidak beresan pada sperma, misalnya produksi sperma yang sedikit, keracunan obat, radiasi akibat sinar laser yang berlebihan, pembedahan, atau pernah jatuh yang menyebabkan testis tertekan atau terpelintir. “Bisa juga infeksi, misalnya saat kecil pernah sakit gondongan yang menyebabkan testis tidak dapat memproduksi sperma dengan baik,” kata dr. Pirlina MKes, staf pengajar FK Unair dalam talkshow Sexploration di radio JJFM, Rabu (23/1).

Begitu juga bagi pria yang memiliki kebiasaan onani. Menurut dr. Pirlina, kebiasaan tersebut dapat mempengaruhi kualitas sperma. “Kalau sering onani, berarti sperma yang keluar akan banyak. Kalau sering dikeluarkan maka kualitasnya juga akan berkurang,” jelasnya. Itu sebabnya, dia menyarankan agar para pria mengurangi kebiasaan onani, terutama bagi mereka yang sudah memiliki istri.

Permasalahan ternyata tidak hanya disebabkan oleh pria, tapi juga wanita. Ada beberapa hal yang dapat menghambat pembuahan, diantaranya, mioma, polip, kista, keputihan, maupun rasa nyeri saat berhubungan seksual. “Bahkan saya pernah menjumpai seorang wanita yang alergi sperma, meski perbandingannya cukup kecil,” papar anggota tim medik AIDS RSU. Dr. Sutomo Surabaya.

Diantara beberapa penyebab diatas, penyebab yang sering diabaikan wanita adalah keputihan, Seringkali wanita menganggap keputihan sebagai hal biasa, padahal ada kalanya keputihan bisa menyebabkan infeksi. Keputihan dalam jumlah banyak dapat menyebabkan jaringan parut atau pelengketan. Artinya, saluran telur akan lengket dengan organ sekitar atau dengan saluran telurnya sendiri. Perlengketan inilah yang mengakibatkan saluran vagina mengecil dan sulit terjadi pembuahan. Jika ini terjadi, sebaiknya segera periksakan ke dokter, dan bila perlu segera diterapi dengan cara ditiup.

Mengingat banyaknya hal yang dapat menghambat terjadinya pembuahan, maka dr. Pirlina menyarankan agar kita memperhatikan asupan nutrisi, olahraga yang cukup, istirahat yang cukup, dan gaya hidup yang sehat. (noe)

 

3 Responses

  1. dr. pirlina yg kocak abiiz, topik valentine doonk… kapan ke sma 5 lagi? kopdar itu penting dok, n aq suka bgt ama gaya dokter manggung,inspiratif gitu loh. doain aku masuk fk unair ya biar kita bisa nyanyi bareng.

  2. senang menyimak rubrik sexplorations JJFM surabaya. beberapa kali travelling ke surabaya dgn mengendarai kendaraan pribadi, beberapa kali pula saya mendengar acara talkshow diradio ttg kesehatan. dan kalo tidak salah, pada waktu itu nara sumbernya juga dr Lina dari FK Unair. penjelasan yg beliau sampaikan selalu simple, jelas dan mudah untuk diterima untuk diaplikasikan dalam hidup sehat sehari-hari. termasuk dengan rubrik diatas, yg mengangkat ‘kebiasaan buruk onani bagi pria yang sudah mempunyai istri’ . . . dear JJFM Radio, saya ingin diangkat topik ttg ‘gaya hidup sehat menurut gol darah’ dgn nara sumber dr Lina. terimakasih

  3. dokter pirlina,
    istri saya umur 35 terkena kanker rahim diterapi sinar. apakah kami boleh melakukan hubungan intim? jika boleh, kapan boleh memulainya? sebatas apa? bagaimana caranya?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: