Giliran Telur yang Naik

Bak sinetron, lonjakan harga kebutuhan bahan pokok masih berlanjut. Setelah “kisah” kemelut harga tepung terigu dan minyak goreng, kini “episode” kenaikan harga telur. Harga telur yang biasanya Rp 9.500 per kg naik menjadi Rp 11.000 per kg. Kenaikan itu bukan hanya berimbas pada konsumen akhir, melainkan juga pedagang.

Iwan, pedagang telur di Pasar Genteng Surabaya, misalnya, terpaksa mengurangi persediaan telur. Bila biasanya Iwan mengulak 50 kg telur per hari, kini ia hanya kulakan 30 kg. “Penyebab pasti kenaikan harga tidak jelas. Yang pasti stok dari distributor berkurang,” tuturnya kepada reporter radio JJFM, Selasa (11/3).

Pengamatan reporter JJFM di beberapa pasar tradisional di Surabaya, harga bawang merah juga naik sekitar Rp 4.000 per kg. Harga bawang merah kering meningkat dari Rp 12.000 per kg menjadi Rp 16.000 per kg. Sedangkan bawang merah basah “berganti harga” dari Rp 10.000 per kg menjadi Rp 14.000 per kg. (lee)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: