Minyak Tanah Naik, Produsen Jadi Penjual

Melejitnya harga minyak tanah membuat banyak produsen makanan dan minuman di Jatim banting setir menjadi penjual. Yapto Willy Sinatra, Ketua Gabungan Pengusaha Makanan Minuman Jatim, mengungkapkan bahwa 40 persen industri makanan dan minuman Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Jatim masih bergantung dengan minyak tanah dalam proses produksi. Padahal, 30 persen sektor UMKM kini tidak lagi mendapatkan jatah minyak tanah.

“Harga terpaksa dinaikkan. Imbasnya langsung berpengaruh pada penjualan yang terus menurun. Di Surabaya produsen lokal mungkin masih mampu bertahan. Tetapi, di luar Surabaya, pasar UMKM telah diserbu oleh produk impor. Banyak produsen makanan minuman yang karena kondisi akhirnya beralih ke bidang penjualan,” kata Yapto.

Masuknya produk makanan dan minuman impor itu, lanjutnya, bakal kian menambah beban anggota Gabungan Pengusaha Makanan Minuman Jatim yang 75 persen di antaranya tergolong UMKM. (lee)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: