Perang Tarif Tidak Dongkrak Penjualan

Perang tarif antaroperator GSM ternyata tidak berdampak signifikan terhadap kenaikan penjualan ponsel GSM. Penelusuran reporter radio JJFM di dua sentra penjualan ponsel Surabaya, WTC dan Plasa Marina, menunjukkan bahwa kenaikan penjualan ponsel GSM hanya 2-4 persen.

“Bagaimanapun tarif CDMA masih lebih rendah dibandingkan GSM. Karena itu, walaupun operator GSM bersaing menawarkan tarif murah, masyarakat masih lebih memilih CDMA. Apalagi, sekarang banyak paket ponsel CDMA yang ditawarkan dengan harga sangat terjangkau,” kata Irwan Santoso, salah seorang pedagang ponsel di Plasa Marina.

Menurutnya, saat ini komposisi penjualan ponsel CDMA mencapai 60 persen. Porsi penjualan ponsel GSM hanya 40 persen. Ia memprediksi penjualan ponsel CDMA akan terus meningkat hingga 80 persen pada kuartal kedua.

Rekan seprofesi Irwan, Lina Budianto, memandang para operator GSM kurang berupaya merangkul pasar yang lebih luas. “Yang ditawarkan hanya tarif murah. Belum ada paket ponsel murah seperti yang dilakukan operator CDMA. Akibatnya pelanggan baru kurang tertarik,” tukasnya. (lee)

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: