TBC Rugikan Rp 389M per Tahun

Kerugian yang disebabkan penyakit Tuberkulosis (TBC) mencapai Rp 398 miliar per tahun. Jumlah sebesar itu, menurut Budi Rahayu, Kasubdin Pencegahan/Pemberantasan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan di Lingkungan Kesehatan Provinsi Jawa Timur, terutama disebabkan terbuangnya waktu penderita TBC dalam beraktivitas.
“Sebagian besar penderita TBC di Jatim termasuk usia produktif. Karena menderita TBC mereka tak bisa bekerja sebagaimana mestinya. Hal ini menyebabkan kerugian yang sangat besar,” kata Budi.
Tahun lalu jumlah penderita TBC di Jatim tercatat 37 ribu orang alias terbesar kedua di Indonesia setelah Jabar. Secara internasional, jumlah penderita TBC Indonesia berada di urutan ketiga terbanyak. Peringkat pertama dan kedua diduduki oleh India dan China.
Budi mengungkapkan bahwa kemiskinan merupakan penyebab utama banyaknya penderita TBC di Indonesia. Hal itu diperparah dengan buruknya kualitas sanitasi permukiman dan pengetahuan masyarakat tentang TBC. Dari segi pendanaan, APBD Jatim hanya mengalokasikan dana pemberantasan TBC Rp 150 juta. Kekurangan dana selama ini diupayakan tertutup dengan adanya bantuan asing. (lee)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: